Beberapa Sistem Operasi Mobile Yang “Mungkin” Belum Kamu Ketahui

Kamu pernah mendengar sistem operasi Windows? Windows Mobile OS hanyalah salah satu sistem operasi mobile yang gugur mempertahankan eksistensinya. Selain sistem operasi tersebut, sebenarnya masih ada beberapa sistem operasi lain yang awalnya dipercaya akan menjadi pilihan alternatif pengguna smartphone namun sayangnya gagal di tengah jalan. Berikut beberapa sistem operasi yang gagal sebelum mendunia.

Windows Mobile OS

Windows Mobile merupakan sistem operasi mobile yang dikembangkan oleh Microsoft, produk Mobile Windows seperti Sagem myS-7, O2 Xphone dll. Sistem operasi yang berhasil dikembangkan dan diaplikasikan mulai dari Pocket PC 2000 hingga Windows Mobile versi 6.5.5. Meskipun ada beberapa kelebihan seperti fitur GPS, dapat menonton televisi, mobile blog, mobile database namun kelemahan dari Windows Mobile adalah minim developer independen.

Karena pihak Microsoft yang menerapkan peraturan bahwa Windows Mobile bersifat tertutup. Hal ini tidak menguntungkan bagi pasar Windows Mobile karena produk mereka yang minim developer berakibat pada minimnya aplikasi-aplikasi yang dapat dikembangkan. Sehingga Windows Mobile kalah bersaing dengan smartphone lain, terutama bagi vendor yang menerapkan sistem terbuka bagi developer manapun yang bersedia mengembangkan sebuah sistem operasi, seperti Andorid.

Ubuntu Mobile

Ubuntu adalah salah satu distro Linux yang cukup populer di kalangan para penggiat teknologi. Akan tetapi tak seperti versi dekstopnya, nasib Ubuntu mobile tampaknya tak sebaik itu. Meski menghadirkan fitur inovatif, sistem operasi yang satu ini tampaknya tak cukup sukses memikat perhatian dunia. Bahkan smartphone berbasis Ubuntu pertama juga kurang direspon positif oleh pengguna.

Selain karena masalah stabilitas, ekosistem aplikasi yang ada juga masih kalah jauh jika dibandingkan Android ataupun iOS. Mungkin karena itulah kenapa banyak pengguna akhir yang enggan meminangnya. Meski demikian, proses pengembangan Ubuntu mobile ini masih berlangsung.

Symbian OS

Symbian OS adalah sistem operasi tak bebas yang dikembangkan oleh Symbian Ltd. Saat ini Symbian OS banyak telah banyak digunakan oleh berbagai vendor produk peralatan komunikasi mobile pada berbagai jenis produk mereka yang bervariasi. Variasi dari sisi hardware ini dimana Symbian OS diimplementasi dapat dimungkinkan karena sistem operasi ini memiliki antarmuka pemprograman aplikasi (Application Programming Interface; API). API mendukung terhadap komunikasi dan tingkah laku yang umum pada hardware yang dapat digunakan oleh objek aplikasi lain.

Hal ini dimungkinkan karena API merupakan objek antarmuka yang didefenisikan pada level aplikasi, yang berisikan prosedur dan fungsi (dan juga variabel serta struktur data) yang mengelola/memanggil kernel dimana sebagai penghubung antara software dan hardware. Dengan adanya standar API ini membantu pihak pengembang untuk melakukan penyesuaian atas aplikasi yang dibuatnya agar dapat diinstal pada produk telepon bergerak yang bermacam-macam.

Mirip seperti sistem operasi desktop, Symbian OS mampu melakukan operasi secara multithreading, multitasking dan pengamanan terhadap memori. Dan semua pemrograman pada Symbian dilakukan secara event-based, artinya hardware CPU menjadi tidak aktif ketika tidak ada inputan berupa aktivitas tertentu. Namun perlu dipahami sistem operasi ini memang ditujukan untuk diinstal pada peralatan mobile dengan keterbatasan sumber daya.

Multithread dan multitasking memberikan kemampuan Symbian OS untuk menjalankan lebih dari satu aplikasi sekaligus. Namun khusus ini, adanya preemptive multitasking kernel akan memberi tiap-tiap program suatu pembagian waktu pemprosesan yang dilakukan bergantian dengan cepat sehingga nampak bagi pemakai seolah-olah proses ini dieksekusi secara bersamaan. Untuk itu telah didefinisikan penjadwalan berdasar prioritas tertentu untuk menentukan proses mana yang berjalan terlebih dahulu dan proses apa berikutnya serta berapa banyak waktu akan jadi diberi.

Symbian OS sendiri bukanlah software yang sifatnya open source secara penuh karena meskipun terdapat ketersedian API dan dokumentasinya, yang banyak membantu pihak pengembang aplikasi untuk membuat software yang berjalan di atas sistem operasi ini, dipublikasi untuk umum namun tidak untuk kode source sendiri.

Indus OS

Indus OS (secara resmi dikenal dengan nama Firstouch) memang kurang dikenal di Indonesia. Namun di India, Indus OS berhasil menduduki peringkat kedua sistem operasi smartphone yang paling banyak digunakan, mengalahkan iOS dan Window Phone. Kepopulerannya hanya kalah oleh Android. Sistem operasi ini mulai dikembangkan sejak tahun 2015 oleh Rakesh Deshmukh, Akash Dongre dan Sudhir B.

Ketiganya merupakan alumnus Indian Institute of Technology yang berada di Bombay. Keunikan Indus OS terletak pada penggunaan bahasa lokal India. Total ada dua belas bahasa lokal yang tersedia di Indus OS, seperti Malayalam, Marathi, Telugu, Gujarati, Tamil Bengali, dan sebagainya. Indus OS berhasil dikukuhkan sebagai sistem operasi pertama di dunia yang menggunakan bahasa lokal.

webOS

Web OS memiliki sejarah yang cukup panjang. Pada mulanya, Web OS dikembangkan oleh Palm dengan nama Palm WebOS. Sistem operasi ini diluncurkan pada Januari 2009 dan digadang-gadang sebagai penerus Palm OS. Satu tahun kemudian, HP mengakuisisi Palm. Di tangan HP, Palm Web OS dikembangkan menjadi sistem operasi untuk berbagai produk teknologi, mulai dari smartphone, tablet, hingga printer. Untuk produk smartphone, HP Veer and HP Pre 3 merupakan yang pertama yang mengadopsi Web OS.

Sayangnya di akhir tahun 2014, HP mengumumkan pemberhentian layanan Web OS. Pihak HP menyatakan layanan Web OS akan diakhiri pada 15 Januari 2015. Saat ini Web OS telah dibuka sebagai sistem operasi open source. Sehingga siapa pun bebas memodifikasi dan mendistribusikannya. Bagi yang tertarik mencoba atau ingin ikut mengembangkannya, kamu bisa mengunjungi situs Open Web OS di sini.

MXI (Motion eXperience Interface)

MXI (Motion eXperience Interface) adalah sebuah sistem operasi mobile yang univesal. Pada tahun 2004, perusahaan solusi nirkabel meluncurkan sistem operasi mobile universal yang menciptakan informasi dan entertained selama dalam perjalanan yang setara dengan kekuatan PC. MXI OS dapat dijalankan untuk aplikasi mobile seperti Windows, Linux, Palm dan Java. Dalam peluncuran perdana MXI OS, user dapat menggunakannya dalam perangkat nirkabel untuk komputasi dan komunikasi (seperti smartphone). MXI menawarkan kemudahan dalam menggunakan interface dan aplikasi yang cepat untuk diakses oleh pengguna.

Sailfish OS

Sistem operasi yang dikembangkan oleh Jolla bersama dengan beberapa alumni Nokia ini menghadirkan tak sekedar interface dan user experience yang berbeda saja. Sistem operasi mobile ini juga memberi angin baru di tengah dominasi Android. Akan tetapi, hingga kini masih sedikit perangkat yang mengadopsi sistem operasi ini. Antusiasme pasar terhadap sistem operasi ini juga masih belum terlihat. Hingga kini pengembangan Sailfish OS sebenarnya masih berlangsung. Akan tetapi untuk sampai ke tahap produksi untuk pengguna akhir, tampaknya belum ada kepastian waktunya.

Blackberry 10 OS

Blackberry mungkin pernah berjaya sama halnya dengan Nokia. Sayangnya, dominasi Blackberry di industri ponsel pintar harus kandas saat iOS dan Android diluncurkan. Blackberry 10 OS yang sempat diharapkan mampu memangkas dominasi iOS dan Android juga tak mampu bertahan lama. Meski menawarkan user experience yang menarik dengan full gesture, hal tersebut tampaknya tak banyak membantu.

Saat ini Blackberry memang masih belum menghentikan pengembangan Blackberry 10 OS sepenuhnya. Meski demikian, Blackberry tampaknya sudah tak banyak berharap dari sistem operasi yang gagal mengalahkan Android besutannya itu. Hal ini terlihat dari smartphone baru besutan Blackberry yang justru mengadopsi sistem operasi Android.

Plasma Mobile

Plasma Mobile merupakan sistem operasi yang berjalan pada Kubuntu. OS ini sendiri diperkenalkan pertengahan tahun 2016 oleh KDE Community, sebuah komunitas internasional pembuat perangkat lunak gratis. Lalu apa saja kelebihan sistem operasi ini? Dalam situsnnya, KDE menuliskan empat keunggulan Plasma Mobile yaitu gratis, mudah digunakan, keamanan privasi yang terjamin dan kebebasan kustomisasi mulai dari tampilan hingga sistem yang paling dasar.

Sampai saat ini, Plasma Mobile baru sampai pada tahap prototipe. Dalam versi ini, pengguna bisa melakukan panggilan, menavigasi aplikasi bawaan dan dari pihak ketiga, hingga mengatur sistem.

Firefox OS

Sistem operasi yang gagal berikutnya besutan Mozilla yang sepintas terlihat cukup identik dengan sistem operasi mobile pada umumnya, khususnya Android. Meski diperkenalkan pertama kali pada tahun 2012, smartphone berbasis Firefox OS baru diluncurkan pada Desember 2014 dengan harga yang relatif terjangkau.

Akan tetapi harga terjangkau yang ditawarkan oleh smartphone berbasis Firefox OS ini tampaknya gagal memikat pengguna. Hingga akhirnya, secara resmi Mozilla menghentikan proses pengembangannya pada Mei 2016.

Yun OS

Yun OS atau yang dikenal juga dengan nama Aliyun OS merupakan sistem operasi smartphone yang dikembangkan AliCloud, anak perusahaan Alibaba. Ide utama Yun OS yaitu membawa berbagai fungsi cloud ke dalam mobile device. Oleh karena itu, fitur-fitur yang disematkan ke dalamnya tidak bisa lepas dari cloud, seperti email berbasis cloud, hingga sinkronisasi dan penyimpanan data panggilan.

Sampai bulan Mei 2016, pengguna Yun OS sudah mencapai 70 juta orang, dengan pertumbuhan pengguna mencapai 700% pada akhir tahun lalu. Ini menempatkan Yun OS ke urutan nomor tiga sistem operasi terbesar di dunia, setelah Android dan iOS. Meski sangat populer, pengembangan Yun OS tidak berhenti pada smartphone saja. Pada 2014 lalu, Alibaba memutuskan untuk memperluas penggunaan Yun OS ke smart car dengan menekan kerjasama dengan SAIC Motor. Setelah dua tahun pengembangan, akhirnya produk smart car bernama CarOS Roewe RX5 tersebut diluncurkan pada bulan Juli tahun 2016.

Bada OS

Bada OS adalah sistem operasi mobile untuk perangkat smartphone dan komputer tablet. Bada OS dikembangkan oleh salah satu vendor terbesar di dunia, Samsung Elektronik. Bada OS diperkenalkan pertama kali pada Mobile World Congress tahun 2010 untuk aplikasi di ponsel Samsung Wave S8500 temasuk aplikasi game yang diciptakan oleh Gameloft.

Samsung mengajak developer independent dalam mengembangkan aplikasi-aplikasinya. Platform Bada di ponsel Samsung Wave S8500 mendapat dukungan dari perusahaan-perusahaan besar seperti Twitter, EA (perusahaan game untuk ponsel asal Amerika), Blockbuster (Home Entertainmen asal Amerika), Capcon (perusahaan game untuk ponsel asal Jepang) dan tentu saja Gameloft (perusahaan game untuk ponsel asal Prancis).

Palm OS

Palm OS diperkenalkan di tahun 1996 yang awalnya dikembangkan untuk perangkat ponsel PDA (Personal Digital Assistant). Palm OS kemudian dikembangkan dengan kemudahan touchscreen-nya yang berbasis graphical user interface. Ciri khasnya dari PDA yang disokong oleh Palm OS adalah interface yang menampilkan shortcut-shortcut menu. Produk yang menggunakan Palm OS adalah HP Touch Pad, Palm Treo Smartphone dan lain sebagainya.

MeeGo

MeeGo adalah sebuah sistem operasi mobile yang berbasis linux dan sebuah proyek open source alias gratis. MeeGo dikembangkan untuk berbagai perangkat keras seperti netbook, komputer tablet, nettops (dekstop komputer yang berbentuk lebih kecil), in-vehicle infotaiment devices (perangkat infotaiment dalam kendaraan), smartTV, smartphone dan lain sebagainya. MeeGo OS merupakan OS yang terhitung baru dan diperkenalkan pada Mobile World Congress tahun 2010 dan yang memperkenalkan adalah Intel dan Nokia.

Jolla OS

Jolla adalah perusahan yang didirikan oleh mantan karyawan Nokia, yang juga terlibat dalam pengembangan sistem operasi MeeGo, platform yang disiapkan Nokia namun tidak jadi digunakan karena mereka akhirnya memilih OS Windows buatan Microsoft.

Tizen OS

Tizen OS adalah sistem operasi open source berbasis Linux yang dikembangkan Samsung yang bertujuan untuk menyaingi Android. Tizen OS telah bekerja sejak awal 2012 namun telah mengumpulkan perhatian baru-baru ini berkat keterlibatan Samsung dan minat dalam platform.

H5 OS

H5 OS dikembangkan oleh Acadine Technologies, perusahaan teknologi yang didirikan Li Gong, mantan presiden Firefox. Untuk mengembangkan H5 OS, Acadine mendapatkan suntikan dana mencapai US$100 juta (sekitar Rp1,3 triliun) dari Tsinghua Unigroup International.

H5 OS sendiri tidak mengadopsi sistem operasi berbasis Linux, namun HTML 5, seperti Firefox OS. Oleh karena itu, Arcadine mengklaim jika H5 OS memiliki berbagai kelebihan yang tidak dimiliki sistem operasi lain, seperti mudah diadaptasi hingga penggunaan memori yang lebih efisien.

Nah, itulah beberapa sistem operasi atau OS yang mungkin belum kamu tahu. Semoga artikel diatas bisa sangat bermanfaat dan menambah wawasan kamu di bidang teknologi mobile. Selamat membaca dan terima kasih.

Leave Your Comment